# INTERMEZZO
Ada yang tau rasanya menjadi
orang yang “Tak Dianggap” ?
Sakit hati kah ? Merasa sedih
kah ? Minder ? merasa bodoh ? atau malah semuanya ?
Inilah yang pernah aku rasakan
tentang hal ini :
Merasa bahwa aku adalah manusia
terhina di dunia yang ngga bisa berbuat apa-apa . Walau nyatanya aku pun pasti punya
kelebihan dan kekurangan. Tapi, hanya disaat itulah aku merasa sangat ‘i-n-v-i-s-i-b-l-e’.
Merasa bahwa akulah manusia
terbodoh di alam semesta ini. Menjawab pertanyaan tak tepat sasaran,
berputar-putar, kurang berani menanggapi percakapan ilmiah, kurang up to date, jarang memberikan bukti
ilmiah mengenai pernyataan yang dilontarkan, mengemukakan pendapat yang
berlebihan, memiliki pandangan yang bisa dibilang beyond the imagination, dan segala hal bodoh lainnya.
AAAAAAAHH, aku tau kok kalau
aku punya segudang kekurangan. Ejeklah aku kalau kalian merasa tidak punya
kekurangan.
Berusahalah menjadi diri
sendiri. Seburuk apapun, itulah dirimu yang sebenarnya yang harus kamu perbaiki
agar menjadi pribadi yang sebenar-benarnya. Karena kepribadianmu itu adalah
karaktermu, dan karaktermu itu adalah kebiasaanmu. Jadi, berusahalah perbaiki
diri menjadi sebaik mungkin. Dan jangan lupa bahwa yang menganggapmu tak ada
itu bukan berarti dia ‘ada’.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar