Masih lelah dengan
suasana Tafakur Alam kemaren, aku dikabarkan bahwa kami semua – tim angklung
NARA – dipercaya untuk tampil dan membawakan beberapa buah lagu yaitu ; When
You Tell Me (by : Diana Rose), Es Lilin, dan Kopi Dangdut. Dalam sebuah acara
dari Gala Dinner HILDIKTIPARI (Himpunan Lembaga Pendidikan Tinggi Pariwisata)
yang berjudul ‘Konsolidasi.....’ di Hotel Papandayan Bandung. Grup NARA yang
berjumlah 32 orang bersama dengan grup Orchestra yang berjumlah 6 orang
berangkat menggunakan bis kampus sekitar pukul 15.30. Setelah sholat ashar kami
langsung mengatur posisi, koreografi, serta check sound. Menit-menit sebelum
penampilan perdana kami ini, perasaan barisan telah disejajarkan, posisi telah
diatur, angklung sudah kami dekap. Gugup menyelimuti, Kang Gilar yang menjadi
konduktor sekaligus pelatih dan pengajar kami dan Kang Yosef sebagai pemain
alat musik . . . . yang berasal dari Saung Angklung Udjo, berusaha meredakan
kegugupan kami dan mengingatkan kembali tentang senyum yang sempat hilang dari wajah
kami. Panggilan untuk kami telah di dendangkan. Senyum merekah tersungging dari
bibir kami semua. Selain angklung, alat musik modern juga mengiringi penampilan
kami yaitu bass dan drum. Hitungan 1 hingga 4 dilayangkan oleh jari-jari sang
konduktor. Suara menggelegar diruangan itu memecah keheningan dan menarik semua
mata untuk tertuju kepada kami. Seluruh perasaan lepas dan akhirnya pertunjukan
selesai. Tak terasa sekali penampilan yang menyenangkan ini. Alhamdulillah
sekali...
Sepulangnya dari
Papandayan, aku dan saudariku Rifa dan Lia serta saudaraku Irfan langsung
menuju ke sekretariat IKMM di masjid As- Safir lt.2 untuk briefing evaluasi
Pasca- Tafakur Alam. Lelah memang menyambar, namun perasaan menyenangkan masih
terasa. Apalagi besok kami harus tampil lagi untuk lanjtan acara Munas dari
HILDIKTIPARI ini yang dengar-dengar akan dihadiri oleh Menteri Pariwisata yaitu
Ibu Mari Elka Pangestu. Briefing evaluasi berjalan sangat panjang dan tak
henti-hentinya ruangan itu diisi dengan perkataan para manusia yang ada
didalamnya. Walaupun lelah namun tetap terasa menyenangkan apabila bersama
dengan mereka, keluargaku di IKMM. Pertemuan malam ini berakhir tepat pukul
23.00 dan Alhamdulillah asrama kami ini belum dikunci. Jadi kami semua para
akhwat IKMM sekaligus para penghuni asrama tetap bisa menikmati kamar nyaman
malam ini.
Tak sabar untuk
penampilan besok~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar